Minggu, 27 Maret 2016

Manfaat hutan dan air


Manfaat Hutan Bagi Manusia
Hutan yang tentu pasti ada pada kehidupan kita, hutan memiliki banyak fungsi dan kegunaan bagi hewan yang menetap dan tinggal di dalamnya maupun manusia yang memenuhi kebutuhan dari adanya hutan.
Kegunaan hutan antara lain :
1. Sebagai Sumber Makanan
      Hutan dijadikan penduduk di daerah sekitar hutan sebagai sumber makanan melalui berburu ataupun mengambil tumbuhan-tumbuhan yang dapat digunakan sebagai makanan.
Banyak tanaman-tanaman hutan yang dapat digunakan sebagai makanan ataupun sumber air bersih dari akarnya.
2. Kepentingan Komersial
  Manusia mengambil banyak manfaat dari ekosistem hutan. Banyak obat-obatan dan farmasi telah ditemukan di tanaman asli hutan. Masyarakat lokal bertahan hidup pada tanaman dan hewan yang diambil dari hutan. Produk yang tergantung pada masyarakat modern seperti kayu, kertas dan bambu semua berasal dari ekosistem hutan. Banyak produk lainnya seperti rempah-rempah, karet, dan pewarna juga ditemukan di hutan-hutan di seluruh dunia. Hutan yang penting bagi manusia untuk alasan estetika juga, dan ekowisata merupakan salah satu cara untuk menggunakan dan mempromosikan perlindungan hutan secara berkelanjutan :
a.       Tempat Tinggal: Hutan juga rumah bagi berbagai hewan, sebagian besar hewan hidup di pohon-pohon, di dahan pohon dan di bawah pohon.
b.      Kertas: Semua jenis kertas dan dalam setiap bidang pekerjaan, pembuatannya dilakukan oleh berbagai produk daun.
c.   Rayon: Rayon juga disebut sutra buatan, mereka diperoleh dari berbagai jenis bambu dan berbagai kayu.
d.      Kayu: Bahan untuk membuat furnitur, jembatan dan perahu. Tanpa menggunakan kayu semua hal yang disebutkan tidaklah mungkin.
e.       Bambu: Bambu juga merupakan produk dari hutan untuk membuat lantai, keranjang dan tali. Ini adalah hal terbaik yang kita dapatkan dari hutan.
3. Obat herbal dari hutan
   Banyak tanaman hutan dan hewan menghasilkan racun, fungisida, antibiotik dan senyawa biologis aktif lainnya sebagai mekanisme pertahanan, tetapi banyak dari mereka dapat dijadikan obat. Banyak produk farmasi saat iniberasal dari spesies hutan tropis, misalnya
a.       kina dari pohon kina spp. untuk mengobati kanker;
b.      tanaman tapak dara (Catharanthus roseus) untuk pengobatan kelenjar prostat membesar;
c.       akar kumis kucing (Coleus forskohlii): obat untuk mengobati diabetes ;
d.      Dioscorea dumetorum dan Harungana vismia, dan beberapa obat didasarkan pada daun succulents keluarga Mesembryanthemaceae.
Sistem pengobatan tradisional berdasarkan pengetahuan lokal memang telah dilakukan oleh masyarkat di daerah tropis sejak ratusan bahkan ribuan tahun lalu. Sistem perawatan kesehatan ini penting, terutama ketika pelayanan kesehatan formal perawatan tidak ada. Pasar untuk obat tradisional saat ini telah berkembang, dan banyak dari itu adalah di tangan perempuan, misalnya dalam pembuatan dan penjualan jamu.
4. Menyediakan oksigen O2
     Dengan jumlah pepohonan yang banyak, tentunya hutan akan memberikan suplay kebutuhan oksigen yang cukup besar bagi kehidupan di muka bumi ini.
5. Menyerap karbon dioksida (CO2)
           Carbon dioksida adalah gas yang berbahaya apabila dihirup secara berlebih oleh manusia. Namun ternyata di sisi lain tumbuhan memerlukan gas tersebut untuk menghasilkan oksigen yang sangat dibutuhkan makhluk bumi. Keberadaan hutan yang luas di muka bumi akan memberikan peluang penyerapan karbon dioksida yang lebih besar.
6.   Mencegah erosi
     Hutan juga dapat mencegah erosi. Keberadaan kawasan hutan yang luas juga dapat membantu mencegah erosi atau pengikisan tanah. Pengikisan tanah dapat disebabkan oleh air
7.   Pelestarian Plasma Nutfah
    Plasma nutfah merupakan bahan baku yang penting untuk pembangunan di masa depan, terutama di bidang pangan, sandang, papan, obat-obatan dan industri. Penguasaannya merupakan keuntungan komparatif yang besar bagi Indonesia di masa depan.
8.  Mengatasi Penggenangan
          Daerah rendah yang sering digenangi air perlu ditanami dengan jenis tanaman yang mempunyai kemampuan evapotranspirasi yang tinggi
      9.  Pelestarian Air Tanah
        Jika hujan lebat terjadi, maka air hujan akan turun masuk meresap ke lapisan tanah yang lebih dalam menjadi air infiltrasi dan air tanah dan hanya sedikit yang menjadi air limpasan. Dengan demikian pelestarian hutan pada daerah resapan air dari kota yang bersangkutan akan dapat membantu mengatasi masalah air dengan kualitas yang baik.
     10.  Sebagai sarana pendidikan
        Hutan digunakan sebagai sarana belajar bagi manusia termasuk mahasiswa kehutanan, hutan memberikan pengetahuan bagi kehidupan manusia. Tumbuhan ekosistem dan makhluk hidup lain dapat dipelajari. 
      sumber : http://sadar-hutanku.blogspot.co.id/p/manfaat-hutan-bagi-manusia.html
Manfaat Air
Manfaat Air Keberadaan manfaat air bagi kesehatan tubuh sangat penting dimana air adalah sumber kehidupan. Kemampuan air bisa memperbaiki daya tahan tubuh karena air dapat menaikkan simpanan glycogen, suatu bentuk dari karbohidrat yang tersimpan dalam otot dan digunakan sebagai energi saat kita sedang beraktifitas atau pun bekerja. Air juga membantu kita untuk menahan rasa lapar dimana kita ketahui bahwa rasa lapar kadang merupakan penyamaran dari rasa haus. Sewaktu kita mengalami dehidrasi kita akan berpikir kalau kita sedang lapar dan mungkin merasa ingin makan padahal yang kita butuhkan sebenarnya adalah air.

Kita juga dapat memanfaatkan efek dari rasa kenyang setelah minum air yang berkhasiat untuk membantu kita dalam mengatur pola makan dan mencegah makan berlebihan. Keberadaan air mampu mengurangi resiko terserang beberapa penyakit. Khususnya penyakit yang sering berhubungan dengan batu ginjal, kanker saluran kencing, kanker kandung kemih, dan kanker usus besar. Dengan meminum air secara teratur akan menghindarkan kita dari gangguan pencernaan yang berakibat sembelit. Tidak hanya itu, air bisa digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi masuk angina dan pilek. Hal itu karena antibodi dalam lendir yang melapisi kerongkongan berfungsi untuk menjerat virus pilek. Daya tahan ini akan melemah apabila Anda dehidrasi.

Sebagai catatan banyak ahli kesehatan merekomendasikan air sebagai ekspektoran yang efektif untuk mengurangi batuk. Selain itu, air juga bisa digunakan untuk melembabkan wajah seperti manfaat vitamin E untuk kulit serta bisa mengurangi kerutan pada wajah karena kelembaban wajah selalu terjaga. Dengan minum air, kita bisa mengurangi rasa sakit kepala dan migran yang disebabkan oleh dehidrasi. Oleh sebab itu, konsumsilah air yang cukup agar kita bisa merasakan manfaat air yang sesungguhnya.

Selain manfaat air untuk kesehatan sangat jelas, ternyata air juga memiliki fungsi utama bagi kehidupan, fungsi air tersebut adalah;
Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusa
Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh sel tubuh yang membutuhkan
Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita
Katalisator dalam metabolisme tubuh serta mampu meredam benturan bagi organ vital
Pelumas bagi sendi-sendi dan menstabilkan suhu tubuh
By : Eka Ridianti

Jumat, 25 Maret 2016

Lima Manfaat Melestarikan Hutan



LIMA MANFAAT MELESTARIKAN HUTAN
Melestarikan hutan dan menanam pohon mampu membantu masyarakat beradaptasi terhadap perubahan iklim. Kesimpulan ini terungkap dari hasil penelitian terbaru mengenai hutan dan ekosistemnya yang dirilis Selasa (26/3). Penelitian yang dipimpin Emilia Pramova dari CIFOR ini mengungkapkan, dengan mengetahui fungsi dari ekosistem, lembaga swadaya masyarakat dan organisasi internasional bisa menciptakan program adaptasi yang tepat guna mengurangi ancaman perubahan iklim.
Menurut para peneliti, saat ini masih sedikit penelitian mengenai adaptasi berbasis ekosistem (ecosystem based adaptation, EBA). Namun berbagai literatur mengenai jasa ekosistem bisa membantu mengisi kesenjangan pengetahuan ini. Dari penelitian yang dipimpin CIFOR, tim peneliti menemukan lima manfaat hutan dan pepohonan dalam membantu adaptasi perubahan iklim. Kelima manfaat hutan dan pepohonan tersebut adalah:
1. Hutan dan pepohonan mampu memenuhi kebutuhan komunitas lokal yang tengah menghadapi ancaman perubahan iklim.
2. Pepohonan membantu menciptakan iklim mikro (micro climate) bagi lahan pertanian, menjaga ketersediaan air dan kesuburan tanah sehingga membantu menciptakan proses produksi pertanian yang berkelanjutan.
3. Wilayah serapan air yang masih dilindungi oleh hutan mampu menjaga penduduk dan tanah dari bencana kekeringan sehingga mampu mengurangi dampak perubahan iklim.
4. Hutan (misal hutan mangrove) juga mampu melindungi wilayah pantai dari ancaman yang berkaitan dengan iklim.
5. Hutan dan pepohonan di perkotaan bisa menurunkan temperatur udara dan menyimpan air yang sangat diperlukan oleh penduduk perkotaan.
Menurut tim peneliti, pemahaman yang menyeluruh mengenai adaptasi berbasis ekosistem diperlukan agar kita bisa memerhitungkan biaya, efisiensi dan manfaat timbal balik antara program adaptasi dengan ekosistem hutan dan pepohonan. Proyek-proyek berbasis ekosistem yang saat ini tengah berlangsung bisa menjadi tempat pembelajaran guna menciptakan sistem adaptasi dari sudut pandang perubahan iklim.
By : Ridho Dhiya’ul Haq

Hutan Mengatur Ketersediaan SDA



Hutan Mengatur Ketersediaan Sumber Daya Air
Ekosistem hutan yang ada di Indonesia sangat beragam, mulai dari hutan hujan tropis dataran tinggi dan dataran rendah hingga rawa gambut serta hutan rawa bakau. Ekosistem hutan alami umumnya merupakan sistem yang berperan penting di dalam pengaturan dan perlindungan fungsi tata air (hidrologis). Kepentingan pengaturan dan perlindungan fungsi tata air tersebut, terutama pada lokasi-lokasi yang berada pada daerah tangkapan air atau daerah resapan air pada bagian hulu/hilir suatu daerah aliran sungai (DAS). Ekosistem hutan tersebut umumnya mempunyai fungsi penting dalam mengatur ketersediaan sumber daya air yang dikenal sebagai fungsi hidrologis hutan. Fungsi hidrologis hutan tersebut antara lain berupa: (1) pengendalian curah hujan yang jatuh dipermukaan tanah sehingga mencegah terjadinya erosi dan sedimentasi air permukaan; (2) penyerapan sebagian air hujan untuk kemudian disimpan dan dialirkan kembali sebagai air permukaan dan air tanah; (3) pengendalian intrusi air laut ke daratan sehingga mencegah salinitas air tanah; (4) pemprosesan air hujan dengan berbagai bahan polutan yang dikandungnya untuk kemudian dikeluarkan sebagai air baku yang layak digunakan bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup; (5) pengendalian banjir dan kekeringan serta mengatur sumber air untuk dapat tersedia sepanjang tahun.
Dewasa ini, pemanfaatan sumberdaya hutan dan lahan pada satu sisi memberikan manfaat sosial dan ekonomi, namun pada sisi lain manfaat ekologis sering kali terbaikan. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan ekosistem hutan yang berdampak buruk pada kerusakan lingkungan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS).  Kondisi lingkungan DAS yang buruk akan memacu terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor pada musim penghujan, kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau serta pencemaran air sungai, pendangkalan waduk, abrasi pantai, dan tidak berfungsinya sarana pengairan sebagai akibat sedimentasi yang berlebihan.
Beberapa sumber penyebab kerusakan lingkungan DAS diantaranya pemanfaatan hutan dan lahan yang tidak sesuai kaidah-kaidah konservasi dan melampaui daya dukungnya, sehingga menyebabkan terjadinya lahan kritis. Disamping itu prilaku masyarakat yang belum mendukung konservasi seperti illegal logging dan penyerobotan lahan hutan akan menyebabkan deforestasi. Upaya mengendalikan dan mencegah terjadinya kerusakan hutan dan lahan di wilayah DAS diperlukan adanya upaya-upaya rehabilitasi hutan rusak dan lahan kritis, serta pengembangan fungsi DAS terus ditingkatkan dan disempurnakan. Rehabilitasi hutan rusak dan lahan kritis dilakukan untuk memulihkan kesuburuan tanah, melindungi tata air, dan kelestarian daya dukung lingkungan.
Sumber :https://noerdblog.wordpress.com/2012/02/02/hutan-mengatur-ketersediaan-sumber-daya-air/
By : Afifah Ngudi Rahayu (2)